Surga di Ujung Timur Pulau Jawa: Green Bay, Banyuwangi

Ketika bosan dan sedang penat, aku senang ‘melarikan diri’ ke sebuah tempat yang bertemakan ‘alam’. Tentu saja, bukan mall atau wahana permainan yang dibuat oleh manusia. Tetapi, ke tempat terbuka, alam ciptaan Tuhan. Aku senang melakukan itu, sendiri ataupun bersama dengan sahabat-sahabatku. Bagi seorang naturalis sepertiku, aku sangat menyukai pantai. Bagiku setiap pantai memiliki cerita dan keindahan tersendiri. Walaupun terkadang bagi orang lain, semua pantai sama saja, hanya hamparan air asin yang luas.

Kali ini aku akan bercerita mengenai keindahan Karya Tuhan di ujung Timur Pulau Jawa, Banyuwangi!

IMG_0286Saat itu liburan semester. Aku dan teman-temanku ingin menikmati liburan di Banyuwangi. Kebetulan, salah seorang dari kami berasal dari Banyuwangi, sehingga itu dapat menghemat cost penginapan.

Perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi dapat ditempuh dengan beberapa alternatif.
Jika berkendara mobil di malam hari maka dapat ditempuh selama 5 jam 30 menit, namun akan menjadi 8-9 jam jika di siang hari. Dari Surabaya ke Banyuwangi juga dapat ditempuh menggunakan Kereta Api selama 5 jam 30 menit. Sedangkan jika menggunakan pesawat, hanya 50 menit.

Yang paling efektif ialah dengan menggunkaan mobil di malam hari. Karena, sesampainya di Banyuwangi, kamu sudah punya kendaraan untuk berpergian keliling banyuwangi, tanpa harus meminjam/menyewa kembali disana. Nah yang tidak boleh ketinggalan juga ialah kesehatan dan tidur yang cukup untuk melakukan perjalanan di malam hari ini. Tentunya kamu gak ingin membahayakan nyawamu sendiri kan?

Akhirnya kami memutuskan melakukan perjalanan malam dengan menggunakan mobil.
Tentu saja, itu terlihat membosankan, namun tidak bagi kami. Kami mengisi waktu itu dengan bercerita, sharing dan jahil satu dengan yang lain. Dan mobil itu pun menjadi saksi bagaimana kami menikmati perjalanan liburan ini.

Kami tiba di banyuwangi subuh dan langsung merebahkan diri kami di kasur.

Matahari terbit tak lama setelah kami memejamkan mata. Kami pun bersiap dan melakukan perjalanan ke Green Bay (Teluk Ijo).

Waktu yang kami tempuh yaitu 2 jam 30 menit dari daerah Genteng, Banyuwangi.

Untuk menuju Green Bay, sebelumnya kami harus ke Pantai Rajagwesi. Pantai Rajagwesi juga indah dan tenang. Dari sana, ada beberapa alternatif transportasi, yaitu dengan Speed Boat atau dengan Ojek (Motor).

Speed Boat lebih cepat dibanding dengan motor, yakni 15-20 menit dan membayar Rp. 30.000 / orang.
Sedangkan ojek (motor) membayar Rp. 50.000 dengan waktu sekitar 1 jam.

Kami pun memilih menaiki Speed boat.

Ketika kamu memutuskan menaiki speed boat, kamu harus siap basah karena ombak laut yang lumayan besar. Jika kamu orang yang sering mabuk laut, disarankan kamu membawa kantong plastik, atau meminum obat terlebih dahulu.

Dan dari kejauhan kami sudah berdecak kagum akan keindahan pantai ini. IJO!! ya, air lautnya biru kehijauan. Menurut teman kami, itu karena banyaknya ganggang hijau sehingga membuat warnanya hijau.

“WOW”
“Amazing God”
“Keren bangeeeettt”
Kami tak henti-hentinya kagum akan karya tangan Tuhan melalui pantai ini.

Pantai ini masih sangat ‘virgin’, sangat bersih dan tenang. Yang terdengar hanya suara ombak yang memecah karang di tepian pantai. Wow, amazing.
Seorang penjaga pantai mengatakan kepada kami untuk berhati – hati dengan makanan yang dibawa, karena masih banyak satwa liar yang berkeliaran, dan salah satunya ialah monyet. Dan ternyata benar, makanan kami saat itu dicuri oleh monyet. Lucu sih, tapi itu menambah keseruan kami berlibur, walau efeknya, cadangan makanan kami semakin menipis. Kamu juga tidak bisa menginap di pantai ini, karena menurut penjaganya, di malam hari masih ada harimau yang berkeliaran. Seram ya….

Tapi, kamu tidak akan pernah menyesal datang ke Green Bay (Teluk ijo), Banyuwangi.

Kamu bisa berjalan menelurusi pantai, meninggalkan setiap jejak langkah, berpikir, merenung, dan menikmati karya-Nya.
Ini surga bagi mereka para pencinta pantai!

Green_Bay_07Green_Bay_13 Green_Bay_12 Green_Bay_11 Green_Bay_10  Green_Bay_08  Green_Bay_06 Green_Bay_05 Green_Bay_04 Green_Bay_03 Green_Bay_02 Green_Bay_01

Green_Bay_09
PS: Bagi kamu semua yang ingin berlibur kesana, yuk tetap jaga keindahan alam disana, jangan buang sampah sembarangan. Kita sama-sama lestarikan alam ini. Agar anak cucu kita pun bisa menikmatinya!

Don’t leave anything, but footprint!
Don’t take anything, but picture!

One thought on “Surga di Ujung Timur Pulau Jawa: Green Bay, Banyuwangi

  1. Pingback: Pesona Indah Tanjung Papuma, Jember | Journey of Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s