22 Desember 2014

Melarikan diri dan mengundurkan diri dari publik. Itulah yang dilakukan oleh Queen malam ini. Di luar, langit seolah marah kepada manusia yang tidak bisa menjaga alam, sehingga ia berteriak sekeras dan sesering mungkin. Suaranya menggetarkan dan menakutkan manusia. Namun sayangnya manusia tak kunjung sadar. Langit menangis saat ini, menangis entah apa penyebabnya. Tanah tak sanggup menahan rintihan kesakitan oleh amarah hujan. Bumi bergelinang air. Sayang, manusia tidak pernah peka akan keadaan itu.
Queen hanya terdiam dan ketakutan. Dia harus memulai perjalanannya pulang ke rumah untuk liburan natal. Seharian dia berbenah diri dan menenggelamkan dirinya dalam ke-‘hectic’-an menjelang liburan. Tepat pukul 20.00, Queen berangkat menuju Bandara dengan menggunakan taksi. Disaat langkah pertamanya menginjak mobil taksi, Queen terdiam dan berhenti sepersekian menit. Terdengar alunan lagu “hanya ini, ku nyanyikan senandung dari hatiku untuk mama. Hanya sebuah lagu sederhana, lagu cintaku untuk mama”.

Perjalanan menuju bandara menjadi perjalanan air mata. 30 menit itu menjadi sebuah ringkasan kenangannya bersama mama. Ya, hari ini, 22 desember adalah hari ibu. Hari yang selalu Queen ingat, tapi selalu mencoba menghindar. Dia berusaha menyibukkan dirinya hingga melupakan tanggal ini. Menghentikan kegiatannya bermain sosial media, hanya karena tidak ingin melihat semua postingan teman-temannya, tentang mama. Ada yang meng-update status, ada juga yang meng-upload foto dengan caption yang unik-unik di instagram dan juga ada yang mengganti display picture-nya. Saat itu Queen hanya bertanya dalam hatinya, apakah mereka melakukan semua ini hanya untuk eksis di media sosial? Apa mereka hanya ingin menunjukan kasih sayang mereka di Media Sosial saja? Apakah mereka benar-benar mengatakan “I Love you, Mom” kepada mama mereka? Hal yang sama sekali bukan kebiasaan orang asia. Andai, mamanya masih ada, mungkin Queen pun akan canggung mengatakannya. Tapi semua berubah, Queen bahkan tidak bisa mengatakan itu secara langsung. Dia memejamkan matanya dan membiarkan dirinya dirasuki oleh alunan musik dan kata demi kata dalam lagu itu, sambil bergumumam dalam hatinya, “Mama, Queen sayang Mama. Queen tahu mama sedang melihat Queen sekarang. Mama sedang tersenyum disana. Mungkin mama khawatir melihat Queen berpergian sendirian di malam hari. Tapi Queen tahu, mama selalu menjaga dan mendoakan Queen dari atas sana”.
Perjalanan ini menjadi sebuah perjalanan yang merefleksikan banyak hal. Ya, mamanya Queen tak ada lagi sekarang. Mereka sudah berbeda dunia. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangat dan kasih sayang Queen padanya. Kasih sayang yang apa adanya oleh seorang Ibu. Unconditional Love dari Tuhan yang terpancar lewat mama.

“Selamat hari ibu, para Mama di seluruh dunia. Kalian adalah wanita terhebat di dunia. Lewat Rahim kalianlah, para generasi penerus bangsa dilahirkan.”

“Hai mama, anakmu mungkin tidak bisa mengucapkan kalimat sayang padamu. Tapi ketahuilah mama, kami sangat menyayangimu. Maaf, mungkin kami nakal dan sering terlihat membencimu. Tapi sekarang, kami sedang berjuang untuk membahagiakanmu, mama. Dimanapun, Mama berada sekarang, apapun keadaan Mama, Kami mengasihimu, Mama”

“Selamat hari Ibu, Papa terhebat! Papa, yang tidak malu untuk menjalankan peran seorang Ibu bagi anaknya, ketika Istrinya telah tiada. Papa yang bekerja disiang hari, berpeluh keringat, demi melihat kami, anakmu bahagia. Papa yang terkadang harus pulang larut, karena mencari pekerjaan tambahan. Kami, anakmu terkadang membencimu karena kami pikir Papa terlalu menyayangi pekerjaan. Tapi kami tidak sadar, setiap engkau pulang, engkau selalu masuk ke kamar kami anak-anakmu, mencium dahi kami, dan berkata “Selamat tidur anakku”. Engkau melakukan itu tiap malam, dan kami tidak pernah menyadarinya. Kami, anak-anakmu, mengasihimu, Ayah. Terima kasih untuk cintamu bagi kami.”

Makasar, Bandar Udara Internasional Hasanudin,
23 Desember 2014
01.30 WITA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s