*MAMA, segalanya dalam hidupku*

M-A-M-A..

Sebuah kata yang memberi banyak warna bagi kehidupan kita.

Berawal dari rahim seorang mama, kita terbentuk. Mama melindungi kita dari sinar mentari yang begitu menyengat, dari hujan, angin, dsb. Sejak dari Rahim, mama selalu menuruti keinginan kita. Walaupun terkadang hal yang kita minta itu aneh, tapi MAMA TAK PERNAH MENGELUH. Beliau dengan senyum yang menghiasi pipinya selalu menuruti keinginan kita. Ini menunjukan, betapa besar Kasih mama kepada kita.

Selama kurang lebih 9 bulan, mama selalu bersama kita. Hingga akhirnya, saat mama berjuang mati-matian, mempertaruhkan nyawanya agar kita dapat menghirup nafas di dunia ini. Merasakan sinaran mentari dan teduhnya bulan di malam hari.

Bukan hanya sampai disitu saja, beliau, yang kita sapa “MAMA” tidak pernah tinggalkan kita saat itu juga. Mama malah melayani kita. Mama melindungi kita. Dan mama menjaga kita. Setiap tangisan, mama selalu ada disamping kita. Senyum pertama, kita persembahkan bagi mama. Stiap detik mama selalu ada di samping kita. Hingga saat pertama kita berucap, kata ‘MAMA’ lah yang pertama. Betapa pentingnya sosok mama bagi kita.

Langkah pertama kita bersama Mama. Setiap hari kita selalu belajar dari mama. Mama telah menjadi panutan terbaik bagi kita.

Hingga hari berlalu dan kita pun beranjak dewasa, MAMA TAK PERNAH MENINGGALKAN KITA. Kita ada untuk mama, dan mama ada untuk kita.

Hingga detik-menit dan waktu-waktu terakhir ku bersama mama. Mama masih sanggup membelai rambut kita dan mengecup kening kita. Air mata menetes, tanda haru. Itu kecupan terakhir. Itu belaian terakhir dan itu senyum terakhir mama untukku.

Aku memang kehilangan sosok Mama secara nyata di sampingku. Tapi aku tak pernah kehilangan Hati sang mama yang telah terlanjur menetap di hati kecilku ini.

Kini, umurku genap berusia 16 tahun. Masa remaja tanpa mama. Tapi ku tak pernah berkecil hati. Karena ku yakin mama ada di sampingku. Menatap ku dari atas sana dan tersenyum melihatku yang selalu tegar, setegar mawar di tepian jurang.

Walau terkadang ku sempat jealous dengan teman-temanku yang selalu menceritakan kehebatan mama-nya, tapi ku tak pernah berkecil hati. Mama segalanya bagiku. Sumber inspirasiku. Aku saying mama, AKu cinta mama dan aku kangen mama.

Teruntuk Mamaku terkasih.

17.03.10

One thought on “*MAMA, segalanya dalam hidupku*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s